kenanganku dengan dia

Discussion in 'Ruang Curhat' started by siti aisyah, 1 December 2014.

Silakan gabung jadi member agar bisa posting
  1. siti aisyah

    siti aisyah New Member

    kananganku dengan dia itu bagaikan tulisan yang tak bisa ku tulis hanya dengan kata kata
    dia begitu mudahnya menghilangkan kenangan itu tapi aku sangat sulit menghilangkan kenangan itu'
    hari kamis sepulang sekolah teman-temannya bilang ''siti supat suka same kau terima ndak sit'' aku bingung dengan kata-kata yang di ucapkan teman jadi ku bertanya dalam hatiku ''apa dia benar menyukaiku ''
    aku ingin bilang ''iya'' tapi ku malu,jadi aku sampaikan kaata itu lewat temanku dia bilang ke supat dan semuanya pergi ke depan jalan raya dan mengobrol di sana. aku ikut menyusul dan duduk di depan dengan teman-temanku. dia terus memandang ku dengan senyumannya. tak lama kemudian teman-temannya mengajaknya pulang. dan akhirnya semua pulang ke rumah masing-masing.
    aku masih di jalan menuju ke rumah dan ada telpon masuk itu dari temanku yang namanya Nurul . kata nurul bukan dia yang nelpon tapi supat dan dia hanya malu-malu kata nurul.
    tak lama setelah sampai di rumah ada yang sms dia bilang''intro'' aku penasaran dengan no hp nya soalnya no hp tak dikenal ya sudah ku tanya nurul katanya itu no hp supat aku percaya saja.dan aku terus sms an sma dia. dan aku bilang kalau kamu tak angkat telpon aku aku gak akan mau ngomong sama kamu dia langsung angkat dan gak mau bicara dan aku matikan saja telponnya tak lama lagi ku telpon dan dia tak angkat telponnya.
    besokny sampai di sekolah aku gak mau bicara sama dia dan dai hanya diam dengan sikapku yang aneh padanya.akhirnya aku gak ngomong sama dia seharian.
    besoknya dia marah sama aku karna aku gak ngomong sama dia dan akhirnya aku mita maaf sama dia tapi dia hanya diam dan menghindar dari aku.tak lama aku tanya sama nurul nurul apa benar itu no hp supat katanya bukan itu no hp syafaat. jadi aku marah sama syafaat dia hanya diam saja.
    sampai akhirnya aku sama dia marahan terus-menerus.dan aku ngirim surat sama dia terus tapi dia tak membalas surat ku sama sekali dan aku memutuskan untuk melupakanya tapi tak bisa sama sekali.
     

Share This Page